Senin, 28 November 2016

Jati Diri Muslimah


Dalam agama Islam, wanita memiliki kedudukan yang sangat mulia. Bahkan dalam al-qur’an pun ada satu surat yang bernama wanita. Oleh karena itulah surga dibawah telapak kaki wanita. Dan saat Rasulullah SAW ditanya tentang siapa yang paling harus dihormati dan kepadanya kita berbakti ? Ada tiga kali menyebutkan kata ibu yang beliau adalah seorang wanita, dibanding kata ayah yang beliau adalah seorang laki-laki.

Namun di zaman sekarang ini kita menyaksikan banyak sekali wanita dan juga yang lainnya menganggap bahwa Islam itu diskriminatif terhadap wanita. Karena tidak memiliki pemahaman islam secara utuh, mereka sering mengkritisi persoalan-persoalan yang sudah mapan dalam agama islam. Mereka menganggap bahwa wanita dalam Islam sama sekali hanya dipandang sebelah mata. Wanita tidak boleh keluar rumah, tidak boleh bekerja, tidak boleh berkuasa, hanya mendapatkan hak waris setengah dari laki-laki, dan banyak lagi tuduhan-tuduhan yang keliru dan perlu untuk diluruskan.

Padahal kalau kita menyaksikan dalam sejarah Islam yang gemilang,  banyak tokoh-tokoh wanita yang pemahaman agamanya jauh lebih matang dari sebagian kaum laki-laki. Di zaman para shahabat ada Aisyah dan juga Ummu Salamah yang seringkali mengajari para shahabat lain dari kaum laki-laki. 

Islam memberi kebebasan pada wanita untuk turut serta bersama pria dalam memberikan pelayanan dalam masyarakat. Islam tidak mengucilkan atau mengisolasi wanita untuk berkarya. Dengan demikian, wanita juga bisa menunjukkan jati diri.

Saat ini, islam tidak melarang wanita untuk belajar dan mencapai gelar pendidikan tinggi. Islam juga tidak melarang wanita untuk menambah wawasan dan bersosialisasi. Mereka  memiliki kesempatan untuk menunjukkan jati diri melalui ilmu dan prestasi; mendidik anak dengan cara yang baik; membantu pekerjaan, ibaah dan dakwah suami; menjadi daiyah untuk kalangan wanita; menjadi teladan yang baik untuk keluarga, tetangga dan masyarakat umum. 

Dalam menunjukkan jati diri, wanita harus menjaga fitrahnya. Jangan sampai melupakan keberadaannyanya sebagai  muslimah yang memiliki kewajiban, batasan dan harga diri. Terutama dalam berpakaian dan berinteraksi dengan lawan jenis.
               

Tidak ada komentar:

Posting Komentar