Sabtu, 19 November 2016

Allah memberikan keutamaan tak ternilai pada manusia-manusia ini

Berinteraksi dengan Al-Qur’an meliputi : mempelajari, mengajarkan, membaca, mentadabburi, menghafal,hingga mengamalkan apa yang terkandung di dalam al-qur’an.



    Ketika seseorang dekat dengan al-qur’an ia akan mendapatkan beberapa keutamaan dari Allah SWT. Diantaranya :

1. Mendapat gelar manusia terbaik dari Allah swt.

خيركم من تعلم القرآن وعلمه (رواه البخاري)
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari al-qur’an dan mengajarkannya.”

2. Allah mengangkat derajat ahlul qur’an.

إن لله أهلين من الناس، فقيل من أهل الله فيهم؟ قال أهل القرآن هم أهل الله وخاصته
Rasulullahi SAW. Bersabda : “Sesungguhnya diantara manusia terdapat keluarga Allah”, ditanyakan “Siapa mereka ya Rasulullah?” Rasulullahi SAW. Menjawab “Mereka adalah ahlul qur’an, mereka keluarga Allah dan orang-orang pilihan-Nya.” (HR. Imam Ahmad)

3. Mendapat ketenangan, rahmat, naungan malaikat, dan namanya disebut-sebut oleh Allah SWT.

ما اجتمع قوم في بيت من بيوت الله يتلون كتاب الله ويتدارسونه بينهم إلا نزلت عليهم السكينة وغشيتهم الرحمة وحفتهم الملائكة وذكرهم الله فيمن عنده (رواه مسلم)
“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu masjid Allah membaca al-qur’an dan mengkajinya di antara mereka kecuali turun kepada mereka ketenangan, diliputi rahmat, dinaungi malaikat dan Allah menyebut nama mereka di sisi malailat-Nya.” (HR. Muslim)

4. Al-Qur’an adalah kenikmatan yang harus didambakan.
    
Rosulullah saw bersabda: “Tidak boleh iri kecuali dalam dua kenikmatan: seseorang yang diberi Allah al-Qur’an lalu ia membacanya sepanjang malam dan siang hari. Seseorang yang diberi Allah harta, lalu ia belanjakan di jalan Allah sepanjang malam dan siang hari”. (HR Bukhari)

5. Allah swt menyandingkan derajat ahlul Qur’an dengan para malaikat atau nabi yang telah diberi wahyu. 

    “Orang yang mahir  berinteraksi dengan al-Qur’an (membaca, menghafal, memahami, tadabbur, dan mengamalkan) akan bersama para malaikat yang mulia dan taat, sedangkan yang membaca al-Qur’an dengan terbata-bata dan ia merasa sulit, ia mendapatkan dua pahala”. (HR Muslim)
    Dua pahala bagi yang bacaannya terbata-bata merupakan motivasi agar ia terus rajin membaca al-Qur’an walaupun masih terb-bata karena Allah tidak akan menyia-nyiakan kesulitan usahanya dalam membaca al-Qur’an. Dan hal ini bukan merupakan  pembelaan diri bagi yang belum mampu membaca al-Qur’an dengan baik untuk tidak mengembangkan kemampuannya.

6. Ahlul Qur’an adalah orang yang paling berhak menjadi imam dalam sholat

     “Orang yang berhak menjadi imam sholat adalah orang yang paling banyak interaksinya dengan Al Qur’an” (HR. Abu Dawud)

7. Al-Qur’an menjadi syafaat bagi manusia yang menjadi sahabatnya. 

    “Bacalah al-Qur’an karena sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai syafaat bagi orang-orang yang menjadi sahabatnya (al-Qur’an)” (HR Bukhari)

8. Al-Qur’an menjadi pembela bagi manusia saat menghadapi pengadilan Allah swt.
    Dari Nawas bin Sam’an ra, ia berkata: “Aku mendengar Rasulullah saw bersabda: “Pada hari Kiamat, didatangkan Al Qur’an dan ahlinya, yaitu orang-orang yang dulu mengamalkannya di dunia. Surat Al Baqarah dan Ali Imran pun maju mendampingi dan membelanya.” (HR Muslim)

9. Al-Qur’an mengangkat kedudukan manusia di surga.
     Dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash ra, dari Nabi saw bahwa beliau bersabda: “Dikatakan kepada shahib Al Qur’an, ‘Bacalah dan naiklah dan nikmatilah seperti halnya kamu menikmati bacaan al-Qur’an-mu di dunia! Sesungguhnya kedudukanmu ada di akhir ayat yang kamu baca’”. (HR Abu Dawud dan Tirmudzi)

10. Al-Qur’an sumber pahala bagi orang yang beriman.
   Rosulullah saw bersabda: “Siapa saja yang membaca satu huruf al-Qur’an, baginya satu kebaikan, satu kebaikan akan menjadi sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan bahwa alif-lam-mim itu satu huruf, melainkan alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf”. (HR Tirmudzi dengan sanad hadis hasan shahih)

11. Al-Qur’an mengangkat derajat orang tua di akhirat bagi orang tua yang berhasil mendidik anaknya dengan Al Qur’an.
    
Rosululla saw bersabda: “Siapa saja yang belajar al-Qur’an dan mengamalkannya, pada hari kiamat (Allah swt) akan memberikan kepada kedua orang tuanya mahkota yang cahayanya lebih indah dari cahaya matahari. Kedua orangtua itu akan berkata: “Mengapa kami diberi (mahkota) ini?”, dijawablah: “Itu karena anakmu telah mempelajari Al Qur’an” (HR Abu Dawud, Ahmad, Ibnu Hakim).

Rosulullah saw bersabda: “Barang siapa yang membaca Al-Quran, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, “Mengapa kami dipakaikan jubah ini?” Dijawab, ‘Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al-Quran”.  (HR. al-Hakim)

Baca juga tempat belajar al-quran untuk akhwat di jogja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar